Selasa, 08 Mei 2012

makalah etika profesi



Ahmad Manizan   ( 12098426 )
Supriyatna            ( 12098443 )            
Saidah Humairoh ( 12098446 )
Hazzami               ( 12098420 )
Rahmat Aljosa     ( 12098418 )
Mubarok Amri     ( 12098419 )
Elin Oktavianti     ( 12098421 )
Arif Setiawan       ( 12098422 )
Anna Nofia          ( 12098425 )
Ega Febri              ( 12098431 )






KATA PENGANTAR
Assalamualikum Wr.Wb
Alhamdulilah Puji dan Syukur kami ucapkan kepada Allah berkat limpahan rahmat dan karunianya, kami dapat menyelesaikan makalah yang membahas SPAM. Makalah tentang “SPAM” kami buat untuk memenuhi tugas dari matakuliah Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi. Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu dosen pada mata kuliah kode Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi yang telah memeberikan ilmu yang sangat bermanfaat, kepada kedua orang tua yang selalu mendoakan dan rekan semua. Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kami terbuka terhadap saran dan kritikan yang membangun demi kesempurnaan.








                                                                       
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Penggunaan internet yang semakin meningkat, memberikan dampak positif maupun negatif bagi pihak yang menggunkannya. Dari sisi positif, internet dapat menembus batas ruang dan waktu, di mana antara pengguna dan penyedia layanan dapat melakukan berbagai hal di internet tanpa mengenal jarak dan perbedaan waktu. Sedang sisi negatif, pengaruh budaya luar yang dapat mempengaruhi budaya pengguna internet itu sendiri.         
Perkembangan kejahatan pun semakin luas dan beragam. Mulai dari internet abuse, hacking, cracking, carding dan sebagainya. Mulai dari coba - coba sampai dengan ketagihan / addicted, kejahatan di internet menjadi momok bagi pengguna internet itu sendiri. Jika pada awalnya hanya coba - coba, kemudian berkembang menjadi kebiasaan dan meningkat sebagai kebutuhan / ketagihan.
1.2.Maksud Dan Tujuan
Sedangkan maksud penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:
1.               Sebagai penerapan dan pengembangan ilmu pengetahuan yang penulis dapat selama belajar di AMIK BSI.
2.               Untuk memenuhi salah satu tugas Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi.
3.               Memberikan informasi tentang pembahasan SPAM.
4.               Mengembangkan pembahasan tentang SPAM.
            Tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai salah satu syarat kelulusan tugas Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi Diploma Tiga (DIII)  jurusan Manajemen Informatika pada Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Bina Sarana Informatika.
1.3.Metode Penelitian
           Adapun metode-metode yang dipergunakan unt uk pengumpulan data dalam penyusunan makalah ini dengan cara sebagai berikut:
1.     Metode Pengamatan (Observation)
Metode ini dilakukan dengan mengumpulkan data melalui pengamatan dengan tujuan mencari banyak referensi.
2.     Metode Pustaka (Library Reseach)
      Metode yang menggunakan sumber-sumber pustaka, berupa buku, artikel atau yang lainnya untuk mencari informasi dengan cara membaca dan mempelajarinya.
1.4.Ruang Lingkup
Ruang lingkup dalam pembuatan makalah ini lebih mengarahkan pada pembahasan SPAM.





BAB II
PEMBAHASAN
2.1.      Landasan Teori
2.1.1    Definisi Spam
Ada beberapa definisi mengenai spam. Diantaranya adalah definisi yang dicantumkan di http://tuxedo.org/jargon/jargon.html#spam
1.      Membuat crash suatu program dengan memakai buffer yang menggunakan input data terlalu besar.
2.      Mengirimkan suatu pesan ke newsgroup menyebabkan forum tersebut penuh dengan pesan yang tidak relevan.
3.      Mempostingkan artikel ke banyak newsgroup atau mailing list. Hal ini disebut juga ECP (Excessive Cross-Posting).
4.      Memenuhi suatu newsgroup/mailing list dengan kopi-an suatu artikel yang sama. Hal ini diistilahkan EMP( Excessive Multi-Posting).
5.      Mengirimkan banyak email serupa yang tidak diharapkan oleh pembacanya, terutama yang berkaitan dengan iklan suatu produk.
6.      Output yang besar dan menjengkelkan. Misalnya terjadi pada seorang pengguna IRC yang beranjak sebentar dari monitor, kemudian saat kembali  seringkali merasa jengkel melihat kalimat yang mungkin terdiri dari beratus-ratus baris. Ini dikategorikan juga sebagai spam. Spam ini sangat mengganggu, terutama bagi user yang bandwith koneksi internetnya kecil, tidak memiliki waktu luang untuk mengakses internet, atau kuota emailnya dibatasi.
Ada dua tipe spam dengan akibatnya masing-masing pada pengguna internet, yaitu :
-          Cancellable Usenet spam
Merupakan sebuah message yang dikirmkan kepada 20 atau bahkan lebih pengguna Usenet newsgroup, message-message ini kebanyakan tidak berguna bagi anggota Usenet newsgroups. Usenet spam ini biasanya ditujukan pada orang-orang yang disebu “lurkers” yaitu orang-orang yang membaca newsgroup tetapi jarang mem-posting atau memberikan alamat emailnya. Usenet spam ini membebani user dengan mengirimkan posting-posting yang tidak perlu. Selain itu Usenet spam ini juga akan membatasi system administrator ataupun pemilik untuk me-manage hal-hal yang penting yang seharusnya dimasukkan dalam system miliknya
-          Email spam
Target dari email spam ada user individu dengan email message secara langsung. List dari email spam ini biasanya didapat dari Usenet posting, mencuri mailing list tertentu dari internet, atau mencari alamat-alamat dari web. Email spam ini biasanya membebani user untuk mengeluarkan uang lebih banyak karena menerimanya. Bentuk lain dari email spam adalah mengirimkan spam tersebut kedalam suatu mailing list (baik public maupun private), karena kebanyakan mailing list membatasi aktivitas dari para penggunanya, spammers akan menggunakan tool otomatis untuk mensubscribe kesebanyak-banyaknya mailing list, sehingga mereka bisa mendapatkan alamat sebanyak-banyaknya ataupun dengan menggunakan mailing list sebagai target langsung pengiriman spam
2.1.2    SEJARAH “SPAM”
Istilah spam mulai muncul di era komputer. Tapi, spam sudah muncul nyris satu sentengah abad yang lalu. Tahun 1864, sebuah telegram komersial menyebar. Asal muasal istilah Spam itu adalah sebuah serial komedi yang disiarkan BBC pada tahun 1970. Setting komedi itu adalah sebuah gambaran memiliki kata spam pada menunya. Saat pelayan mengeluarkan menu itu, sekelompok Viking bernyanyi, spam! spam! spam! Lovely Spam! Wonderful Spam!´. Kata spam yang berulang -  ulang itu mengacu pada merk daging sapi kalengan asal Argentina. adapun cara yang dilakukan adalah melalui media Chat Room yang mana pada saat itu mereka saling mengirim gambar yang Berupa Logo yang besar, sehingga yang sedang ngobrol harus melakukan scroll terus - menerus. Spam kemoersial pertama kali muncul pada tahun 1994, tanggal 5 maret tepatnya. Pengirimnya sepasang pengacara Laurance Canter dan Martha Siegel.

2.1.3.   Studi Kasus
Contoh kasus baru2 ini yang terjadi antara 2 mail server terbesar di dunia yaitu YAHOO dan GMAIL yang bekerja sama dengan perusahaan RIM (Blackberry) yang memprotes situs sosial network yang sedang tenar saat ini seperti facebook dan twitter 
yang mengirimkan email di setiap notification, hingga jutaan email setiap harinya bahkan setiap jam sehingga dianggap sebagai SPAM.Sehingga situs facebook dan twitter mulai mengurangi jumlah notification dalam situs mereka.Berikut contoh SPAM Facebook dalam email YAHOO.Sumber:- Wilkipedia Indonesia- Detik.com

2.1.4    Pengenalan SPAM
Spam adalah pengiriman sejumlah message yang sama yang memaksa orang lain yang tidak menginginkan adanya message itu mau tidak mau harus menerimanya. Kebanyakan spam yang ada di internet adalah berupa iklan, promosi dari suatu produk. Spam ini sangat menguntungkan bagi pengirim, karena hanya membutuhkan biaya yang kecil, sementara tidak sebaliknya jika kita memandang dari sisi penerima.

2.1.5.   Mengapa SPAM Mengganggu
Ada beberapa alasan mengapa SPAM itu mengganggu
1.      Masalahnya  free ride
E-mail spam bersifat unik sehingga menyebakan penerima membayar lebih banyak untuknya disbanding pengirim spam itu sendiri Sebagai contoh dari referensi yang saya dapat, AOL menerima 1,8 juta spam dari Cyber Promotion perharinya, sampai mereka menuntut kepengadilan untuk menghentikan spam ini. Dengan asumsi butuh 10 detik untuk pengguna AOL untuk mengidentifikasi dan menghapus sebuah messge, maka masih 5 jam perharinya dari waktu koneksi perhari yang dihabiskan untuk menghapus spam miliknya, ini hanya contoh dari AOL. Untuk perbanding, spammer mungkin memiliki line T1 yang meharuskan ia membayar $100/hari, tidak ada jenis iklan yang membebani pengiklannya semurah itu dan penerima iklannya berkali-kali lipatnya. Contoh Analogi yang paling mudah adalah mengenai teknologi telpon seluler di amerika, yang mengharuskan pengguna telepon seluler membayar setiap kali mereka menerima panggilan dan melakukan panggilan.
2.      Masalah “oceans of spam”
               Kebanyakan message dari spam menyebutkan dalam pesannya “please send a REMOVE message to get off our list.''. Bahkan walau kita mengabaikan mengapa kita harus melakukan sesuatu untuk keluar dari list yang kita tidak pernah ikut, hal ini menjadi sangat tidak mungkin bila volume dari spam itu menjadi lebih besar. Sekarang ini, kebanyakan dari kita hanya mendapat beberapa spam per-harinya. Tetapi jika 1/10 dari 1% user internet memutuskan untuk membuang spam tersebut dengan rate menengah yaitu 100.000 per-hari, rate tersebut dapat dengan mudah dicapai dengan dial-up account dan sebuah PC. Maka tiap orang akan menerima 100 spam perharinya. Jika 1 % user melakukan spamming dengan rate tersebut, maka kita semua akan memperoleh 1000 spam perharinya. Apakah realistis jika kita realistis jika kita meminta orang untuk men-delete 100 message di inbox-nya perharinya? Tentu sulit. Dapat dibayangkan jika spam semakin berkembang.
3.      Pencurian Resource (The theft of resources)
Peningkatan jumlah spammers, seperti Quantum Communciations, mengirimkan sebagian atau bahkan seluruh mail miliknya melalui intermediate system, untuk menghindari pem-block-an dari suatu system untuk spammers. Hal ini akan memenuhi network dan disk dari intermediate system dengan message spam yang tidak diinginkan, akan menghabiskan waktu dari pengelola system.
               Kebanyakan spammers menggunakan teknik “hit and run” spamming dimana mereka menggunakan account dial uo dari sebuah provider selama beberapa hari (untuk trial) untuk mengirimakan ribuan dan kemudian meninggalkan account tersebut, sehingga akan meninggalkan masalah baru bagi para provider. Kebanyakan spammer telah melakukan hal ini puluhan kali, memasa para provider untuk meluangkan waktu ekstar untuk membereskan masalah ini
4.      Kebanyakan adalah Sampah (It's all garbage)
Kebanyakan message spam yang ada sekarang ini adalah berupa iklan, yang tidak berguna, menipu dan mungkin sebagian atau seluruhnya palsu.
Juga karena biaya dari spamming sangat rendah, maka tidak perlu ada tujuan khusus untuk mengirimkan message yang diinginkan, untuk harga yang sama, spammer dapat mengirimkan message ke semua orang, yang akan meningkatkan level noise untuk kita.
5.      Para SPAMers adalah Penjahat (They’re crooks)
Kebanyakan spam software selalu muncul dengan daftar nama-nama yang yang disamarkan untuk menjadi penerima message dari spammers, tetapi sebenarnya berisi daftar dari usenet atau mailing list lain. Spam software biasanya menjanjikan untuk bekerja pada system provider untuk dapat mengetahui apa yang dikerjakan oleh spammers. Spam selalu menuliskan bahwa mereka akan menghapus nama-nama orang yang tidak ingin berada didalam daftar pengiriman spam tersebut, tapi hamper tidak dilakukan
Spammer juga tau bahwa para pengguna internet tidak ingin menerima pean dari mereka, sehingga mereka menggunakan alamat palsu di message yang mereka sehingga mereka tidak perlu menanggung biaya penerimaan balasan dari orang-orang yang mereka kirimkan message tersebut, dapat juga mereka memanfaatkan masa “trial” dari suatu ISP.
6.      Masalah Legalitas (It might be illegal)
Beberapa jenis spam bersifat illegal di beberapa Negara pada internet. Terutama yang terkait dengan pornografi, yang memungkinkan mereka untuk dipenjarakan.
Salah satu dari 6 alasan kenapa spam merugikan sudah dapat memungkinkan pengguna internet merasa tidak nyaman untuk menerima email sampah, jika terkait dengan kesemua alas an itu, tentu saja sangat tidak bisa ditoleransi.

Apakah yang harus dihindari agar kita tidak memperoleh spam ?
Beberapa petunjuk untuk menghindari spamming-mail dapat dilihat di antara lain:
1.      Jangan sekali-kali merespon spamming mail.
2.      Jangan sekali-kali mereply spamming mail dengan kata "remove". Hal ini akan mengakibatkan email anda dicatat sebagai email yang aktif, dan akibatnya alamat anda akan dicantumkan pada list yang lain. Akibatnya anda akan menerima lagi spamming-mail.
3.      Jangan mengakses website yang direkomendasikan dalam spamming mail tersebut. Akses ini akan dimonitor, dan berfungsi sebagai alat validitas alamat email anda. Selanjutnya anda tidak akan bebas dari spamming-mail.
4.      Jangan sekali-kali men-sign-up suatu site yang menjanjikan bahwa alamat anda akan dihapus dari suatu list spamming-mail. Dengan menuliskan alamat anda, berarti anda memberikan informasi alamat email anda pada pengelola situs tsb., dan kebanyakan mereka berperan sebagai kolektor alamat email.

1.      Janganlah mengirimkan complain anda ke pengirim spamming-mail
2.      Janganlah sekali-kali mematuhi "petunjuk" agar didrop dari mailing list mereka sebagaimana diberikan di bagian akhir spamming-mail tersebut. Akan tetapi kirimkan complain anda pada ISP (Internet Service Provider).
3.      Cara memblock spamming email, bila domain alamat anda, kita misalkan saja *@yahoo.com, jika demikian maka kita dipersilahkan merefer ke http://help.yahoo.com/help/us/mail/read/read-22.html
4.      Bila spamming email tersebut diterima dari seseorang yang beralamatkan *@yahoo.com atau @yahoo.co.jp, anda tinggal memforwardkan spamming-mail tersebut lengkap dengan header-nya ke abuse@yahoo.com
Petunjuk mengenai hal ini dapat dilihat di:

2.1.6   Bentuk-Bentuk Spam

Spam atau bisa juga berbentuk junk mail adalah penyalahgunaan sistem pesan elektronik (termasuk media penyiaran dan sistem pengiriman digital) untuk mengirim berita iklan dan keperluan lainnya secara massal. Umumnya, spam menampilkan berita secara bertubi-tubi tanpa diminta dan sering kali tidak dikehendaki oleh penerimanya. Pada akhirnya, spam dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengguna situs web. Orang yang menciptakan spam elektronik disebut spammers.
Bentuk spam yang dikenal secara umum meliputi : spam surat elektronik, spam pesan instan, spam Usenet newsgroup, spam mesin pencari informasi web (web search engine spam), spam blog, spam wiki, spam iklan baris daring, spam jejaring sosial.
Beberapa contoh lain dari spam, yaitu pos-el berisi iklan, surat masa singkat (SMS) pada telepon genggam, berita dalam suatu forum kelompok warta berisi promosi barang yang tidak terkait dengan kegiatan kelompok warta tersebut, spamdexing yang menguasai suatu mesin pencari (search engine) untuk mencari popularitas bagi suatu URL tertentu, berita yang tak berguna dan masuk dalam blog, buku tamu situs web, spam transmisi faks, iklan televisi dan spam jaringan berbagi.
Spam dikirimkan oleh pengiklan dengan biaya operasional yang sangat rendah, karena spam tidak memerlukan senarai (mailing list) untuk mencapai para pelanggan-pelanggan yang diinginkan. Karena hambatan masuk yang rendah, maka banyak spammers yang muncul dan jumlah pesan yang tidak diminta menjadi sangat tinggi. Akibatnya, banyak pihak yang dirugikan. Selain pengguna Internet itu sendiri, ISP (Penyelenggara Jasa Internet atau Internet Service Provider), dan masyarakat umum juga merasa tidak nyaman. Spam sering mengganggu dan terkadang menipu penerimanya. Berita spam termasuk dalam kegiatan melanggar hukum dan merupakan perbuatan pidana yang bisa ditindak melalui undang-undang Internet.
 Tipe-Tipe Spam
1. Surat Elektronik
Spam surat elektronik yang dikenal sebagai surat elektronik massal yang tidak diminta (unsocialicited bulk email atau UBE), junk mail, atau surat elektronikunsocialited commercial email atau UCE), adalah praktik pengiriman pesan dalam surat elektronik yang tidak diinginkan, sering bersifat komersial, dan masuk dalam jumlah besar kepada siapa pun. Spam di surat elektronik mulai menjadi masalah ketika internet dibuka untuk umum pada pertengahan 1990-an. Pertumbuhan yang pesat dari tahun ke tahun hingga saat ini telah menghasilkan spam 80% – 85% dari seluruh surat elektronik di dunia. Tekanan untuk membuat spam surat elektronik telah berhasil di beberapa negara hukum. Spammers mengambil keuntungan dari fakta ini dengan sering mengirimkan spam ke negara lain sehingga tidak akan membuat mereka bermasalah secara hukum.
Dalam perkembangannya, spam surat elektronik saat ini dikirim melalui "jaringan zombie", jaringan virus yang terinfeksi di komputer pribadi baik rumah atau di kantor di seluruh dunia. Hal ini mempersulit upaya untuk mengontrol penyebaran spam, seperti banyak kasus di mana spam tidak berasal dari spammers. Munculnya banyak spam yang bukan dari spammers dikarenakan pembuat perangkat perusak, spammers, dan penipu keuangan belajar satu sama lain sehingga memungkinkan mereka membentuk berbagai jenis kerja sama.


2.     Pesan instan
Spam pesan instan memanfaatkan sistem dari pesan instan. Meskipun memiliki banyak kekurangan dibandingkan surat elektronik, menurut laporan dari Ferris Research, 500 juta spam pesan instan yang dikirim pada tahun 2003, jumlahnya naik dua kali lipat dibanding tahun 2002. Spam pesan instan cenderung tidak diblokir oleh firewall sehingga saluran ini sangat berguna bagi para spammers.
3.     Usenet Newsgroup dan forum
Spam newsgroup adalah jenis spam yang sasarannya adalah usenet newsgroup. Jenis spam ini sebenarnya merupakan spam sebelum spam surat elektronik. Spam ini sering masuk secara berulang dengan subtansi pesan yang sama.
Spam forum adalah menciptakan pesan berupa iklan atau pesan yang tidak diinginkan di forum internet. Umumnya, spam ini dilakukan oleh robot spam otomatis. Kebanyakan spam di forum terdiri dari link ke situs eksternal, dengan tujuan selain untuk meningkatkan visibilitas mesin pencari di daerah sangat kompetitif seperti penurunan berat badan, obat-obatan, perjudian, pornografi atau pinjaman, juga untuk menghasilkan lebih banyak lalu lintas dalam situs web komersial itu.
CARA MENCEGAH SPAM
Berikut ini beberapa cara pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi spam:
Jangan ikutkan email utama Anda kedalam sebuah newsgroups, mailing list, newsletter atau chat room.
Spammers menggunakan suatu software yang yang berjalan 24 jam (spders atau bot) dan masuk kedalam sebuah mailing list, chat room, yang mencari alamat-amalat email
Jika memang Anda terpaksa menggunakan email, tuliskan dengan kata-kata, contohnya email budi@anduk.com menjadi budi at anduk dot com
Berikan alamat email utama Anda hanya kepada teman/rekan yang Anda percaya. Jika kurang kenal (baik online mapun offline), berikan saja alamat email gratis Anda misalnya: Yahoo Mail atau Google Mail (termasuk sales/SPG yang menyodorkan form untuk mengisi alamat e-mail Anda). Mengingat banyaknya pemakai internet yang masih pemula yang berusaha menjual alamat email Anda ke perusahaan yang membutuhkan banyak list alamat email demi keperluan promosi
Jangan gunakan nama umum atau kata-kata umum dalam pembuatan email. Spammers (si pengirim email) menggunakan sebuah program yang membuat nama-nama acak bardasarkan nama-nama dan kata-kata umum, nama dan kata umum bisa mereka dapatkan dari buku daftar nama dan kamus, yang kemudian dimasukkan dalam database program mereka.

2.1.7   Penanganan SPAM dengan SMTPi

Memastikan akuntabilitas dari pengirim dalam pengiriman email yang aman dan dapat dipercaya sangat diperlukan. SMPTPi adalah next-generation dari infrastruktur email. SMTPi ini memiliki 3 framework dengan  komponen penting – identitas, reputasi dan policy tertentu dari suatu system messaging yang baru dan aman yang dibuat diatas SMTP. “i” dibelakang SMTP itu adalah untuk identity. Perpindahan dari identitas dan reputasi dari mail system akan membuat pengirim menjadi mudah dipantau dan mengurangi masalah-masalah yang ada dengan e-mail. SMPTi ini berpedoman pada skema autentifikasi, reputasi pengiriman data dan kemampuan untuk membuat sebuah policy mail berdasarkan atas kedua aspek diatas

sumber : http://www.ironport.com/pdf/ironport_SMTPi_whitepaper.pdf
Identity
Secara akurat akan menunjukkan identitas dari pengirim sehingga membuat penerima email yakin bagaimana ia harus memperlakukan message yang masuk, terkait dengan reputasi dari pengirim. Dengan melakukan ini, makan akan lebih mudah untuk menghapus spam dari inbox penerima. Membuat suatu mekanisme identitas yang universal untuk email adalah masalah yang tidak mudah dan perlu dilakukan secara bertahap.
Reputation
Reputasi dari pengirim dapat ditelusuri dengan memonitor history mail-nya. Track servis dari reputasi pengirim merupakan range dari parametere terukur, seperti volume dari mail yang dikirimkan, complain, Negara asal, kehadiran dari relay open proxy, konfigurasi DNS yang terkait, serta data-data terkait lainnya. Paramater ini dapat menentukan reputasi dari pengirim
Tidak seperti blocklist, yang merupakan pengaruh dari generasi pertama dari servis untuk menentukan reputasi pengirim, servis reputasi generasi kedua seperti “Sender Base” akan menyediakan data secara detil (nilai reputasi dari -10 hingga +10) yang akan memungkinakn penerima menentukan policy-nya sendiri dan thresholds. SenderBase adalah Open Service, dimana system administrator dan open source spam filter dapat mengakses tanpa mengeluarkan biaya.
Untuk dapat berguna, reputasi dari email dan servis akreditasi harus terbuka, memiliki data-data yang otentik dan terporgram. Ada 2 sistem yang memenuhi kriteria ini
-          Sender Base à untuk reputasi dari email
-          Bonded Sender Program à untuk akreditasi dari email

Sender Base

Merupakan bentuk database pertama dari pengirim email. Memiliki host pada www.senderbase.org, SenderBase merupakan semacam badan pelaporan servis dari email, menyediakan data-data dari ISP atau perusahaan yang nantinya akan digunakan untuk menentukukan keputusan terhadap suatu sumber email.
Diguanakan oleh lebih dari 30.000 administrator mail, SenderBase memonitor jumlah (volume) pengiriman mail, tingkat keluham, account dari “spamtraps”, daerah asal dari mail, informasi blacklist, status dari open proxy serta parameter-parameter lain yang digunakan untuk menentu kualitas dari pengirim. Semuanya ini akan sangat berguna bagi administrator 

sumber : http://www.ironport.com/pdf/ironport_SMTPi_whitepaper.pdf
Bonded Sender Program
Merupakan servis akrediatai email. Bonded Sender menggunakan mekanisme pasar yang unik untuk memastikan bahwa email komersial yang terpercaya tidak dikatergorikan kedalam spam dan tidak terkena filter spam. Pengiri dari email komersial yang tidak termasuk dalam spam, harus mendaftarkan emailnya dengan membayar sujumah uang. Jika end user memberikan keluhan bawah message yang masuk adalah bukan yang diinginkan, maka dapat dilakukan claim. Mekanisme ini menjamain bahwa hanya perngirim yang terpercaya yang dapat menggunakan program ini.
Policy
Setelah mengautentifikasi email dari pengirim dan mengetahui reputasinya, penerima email perlu untuk membuat suatu cara yang sesuai untuk membuat suatu policy mail berdasarkan informasi yang sudah diperoleh sebelumnya
Sekarang ini kebanyakan mail gateway memproses semua mail yang masuk melalui suatu spam filter. Metode ini akan meningkatkan biaya dari infrastruktur dan mengurangi tingkat efektifitas dari pendeteksian spam.
Sebuah solusi mail policy, mensupport variable respon yang berdasarkan atas kualiatas dan tingkat kepercayaan atas sumber dari email yang masuk. Email yang berasal dari pengirim yang diketahui dapat dilalukan dari spam filter, sedangkan email yang berasal dari sumber yang tidak dipercaya dapat dihapus dan email yang berasal dari sumber yang mencurigakan dapan diblok dan dilewatkan melalaui spam filter yang sangat sensitive

sumber : http://www.ironport.com/pdf/ironport_SMTPi_whitepaper.pdf
Seiring dengan berkembangnya SMTPi, penerima dari email akan menerpakan batasan yang “lebih” dari email yang berasal dari sumber yang tidak memiliki identitas dan reputasi. Perpindahan SMTP menuju system SMTPi (identity dan reputation) akan membuat email lebih aman dan terjamin
2.1.8                       UNDANG – UNDANG INFORMASI TRANSAKSI ELEKTRONIKA
Isi UU ITE  yang mengenai “SPAM” antara lain:
Pasal 26
Setiap orang di larang menyebarkan informasi elektronik yang memiliki muatan pornografi dan atau pornoaksi melalui komputer atau sistem elektronik
Pasal 27 Ayat (1)
Setiap orang menggunakan dan mengakses komputer atau sistem elektronik dengan cara apapun tanpa hak, untuk memperoleh mengubah merusak atau menghilangkan informasi dalam komputer atau sistem elektronik.





BAB III
PENUTUP

3.1              KESIMPULAN
Kejahatan komputer adalah tindakan pidana kriminal yang dilakukan pada teknologi internet ( cyberspace ), baik yang menyerang fasilitas umum di dalam cyberspace ataupun kepemilikan pribadi Kejahaatan komputer biasanya dipengaruhi beberapa faktor dari segi ekonomi,politik,intelektual.
Menjadi hacker adalah sebuah kebaikan tetapi menjadi seorang cracker adalah sebuah kejahatan. Karena hacker fokus untuk menyempurnakan sebuah sistem sedangkan cracker bertujuan menggunakan sumber daya      untuk   kepentingan     sendiri.
SPAM biasanya e-mail yang tidak diinginkan. Ada beberapa langkah yang dapat membantu mengurangi spam walaupun tidak sepenuhnya dapat menghilangkan spam tersebut. Spyware di ibaratkan sebagai parasit pada sebuah computer karena dia menyusup dan menginstalasikan dirinya sendiri ke dalam sebuah sistem untuk mencuri data         milik pengguna.




3.2      Saran
Dari kesimpulan yang telah dibuat berdasarkan proses pembahsan SPAM, maka penulis mencoba mengajukan saran–saran agar dapat menghasilkan makalah yang jauh lebih baik lagi, yaitu:
1.      Penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih banyak kekurangan.
2.      Dalam membuka email jangan lah mudah menerima permintaan dari situs yang tidak kita kenal.
3.      Mohon kritik dan saran dari Ibu Dosen, Bapak Dosen supaya lebih membangun para penulis untuk kedepan yang lebih baik.
4.      Kritikan dari Ibu/Bapak dan teman-teman tentang masalah pembahasan SPAM ini.









DAFTAR PUSTAKA
Winardi. 1989. Teori Spam, Hacker, Cracker. Bandung
HM, Jogiyanto. 1999. Analisa Internet. Yogyakarta: ANDI
http://baticnews.wordpress.com/2007/07/02/opini-kejahatan-komputer/
http://fajri.freebsd.or.id/publication/cybercrime.ppt
http://fleahlit.web.id/pengertian-hacker-dan-cracker/
http://www.ilmuwebsite.com/detil_hacking/20/Konsep_sederhana_Joomla_Password_Cracker/
http://www.e-smartschool.com/pnk/001/PNK0010012.asp
http://www.cert.or.id/~budi/courses/ec7010/2003/rahmadi-report.pdf
http://www.klik-kanan.com/fokus/belajar_menjadi_hacker.shtml
http://id.wikipedia.org/wiki/Spam
http://en.wikipedia.org/wiki/E-mail_spam
http://id.wikipedia.org/wiki/Spyware




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar